• Selasa, 09 Februari 2010
  •                     |                         
  • PR Online
  • Home
  • Pikiran Rakyat Cetak
  •                          |

E-PAPER

  • screenshoot pr cetak

OLE-OLE

 
si kabayan

CUACA BANDUNG

Utara Timur Selatan Barat Tengah
Sumber: BMG Bandung

JADWAL SHOLAT

Bandung & Sekitarnya
Subuh 04:34 WIB
Zuhur 12:06 WIB
Asar 15:23 WIB
Magrib 18:18 WIB
Isya 19:29 WIB

TUNGGU DULU

PENGELOLA program TV I’m a Celebrity...Get Me Out of Here! versi Jerman menghadapi tuntutan hukum atas matinya tiga ikan emas. Gugatan diajukan setelah bintang idola remaja, Daniel Kueblboeck melakukan atraksi menantang menggunakan sejumlah ikan emas dan laba-laba air. Akibat atraksinya itu, tiga ikan emas mati tergencet. Meskipun acara itu memiliki "rating" cukup tinggi, Departemen Kehakiman menegaskan hal itu adalah pelanggaran karena binatang mendapat perlindungan hukum. Atraksi itu telah membuat citra buruk dan mengabaikan martabat manusia. (Ananova)***

Joki ITB Dibayar Rp 30 Juta

BANDUNG, (PR).-
Sembilan mahasiswa yang terlibat perjokian dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2009 di Makassar, Sulawesi Selatan, dipastikan merupakan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah ditelusuri, jumlahnya tidak hanya 9, tetapi 14 mahasiswa. Mereka dijanjikan mendapat bayaran Rp 30 juta.

Demikian dikemukakan Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kemahasiswaan ITB Widyo Nugroho Sulasdi, di Bandung, Senin (6/7).

Berdasarkan hasil investigasi Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan ITB, ke-14 mahasiswa tersebut terdiri atas 7 mahasiswa angkatan 2007 dan 7 mahasiswa angkatan 2008. Mahasiswa angkatan 2007 yaitu FS (Teknik Geodesi dan Geomatika), AA (Teknik Mesin), ZF (Teknik Mesin), EB (Teknik Pertambangan), FR (Teknik Pertambangan), RJ (Teknik Pertambangan), dan NC (Teknik Pertambangan).

Sementara mahasiswa angkatan 2008 yaitu IS (Teknik Kimia), LTL (Teknik Metalurgi), AA (Teknik Metalurgi), DN (Teknik Material), AC (Teknik Mesin), WHS (Teknik Material), dan ZK (Teknik Geofisika). Dari ke-14 mahasiswa tersebut, lima diantaranya adalah warga Makassar.

Widyo menuturkan, sembilan mahasiswa ITB yang menjadi joki di dalam ruangan memiliki nomor testing. Selebihnya, tidak mempunyai nomor testing. "Oleh karena itu, kami akan memastikan mereka yang tidak mempunyai nomor testing ini bertindak sebagai apa," katanya.

Dari hasil penelusuran, juga diperoleh informasi bahwa para joki dijanjikan mendapat bayaran Rp 30 juta.

Widyo menuturkan, Komisi ITB akan bertemu dengan lima mahasiswa warga Sulawesi Selatan. "Rencananya besok (hari ini-red.), Komisi Penegakan Norma Kemahasiswaan ITB akan bertemu dengan mereka di Hotel Sahid Makassar. Dari situ juga bisa diketahui apakah jumlah joki bertambah atau tidak," ujarnya.

Dari kelima warga Sulawesi Selatan, salah seorangnya merupakan joki yang tertangkap tangan pada hari pertama SNMPTN, Rabu (1/7). Menurut Widyo, yang bersangkutan merupakan mahasiswa berprestasi baik di lingkungan internal ITB ataupun dalam kejuaraan di luar ITB.

Sebelumnya diberitakan, ITB akan mengeluarkan mahasiswa tersebut apabila terbukti bersalah secara pidana. (A-167)***

Penulis:
Back